Sosialisasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)

9 Desember 2025

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda telah melaksanakan Sosialisasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). Tujuannya adalah untuk Meningkatkan pemahaman pegawai tentang aturan dan ketentuan terkait gratifikasi, Mendorong integritas dan budaya anti-korupsi di lingkungan kerja, Memberikan panduan pelaporan gratifikasi agar prosesnya jelas, mudah, dan sesuai regulasi yang berlaku serta Menguatkan sistem pengendalian internal sehingga pelayanan publik berjalan lebih transparan, bersih, dan akuntabel.
Acara dibuka langsung oleh Mba Siti Noor Aini, Auditor dari Inspektorat Kota Samarinda sekaligus Narasumber acara Sosialisasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda. Dalam sosialisasi tersebut, poin penting yang ditekankan adalah bahwa peran Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di DPMPTSP perlu terus ditingkatkan, mengingat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Peningkatan peran Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di DPMPTSP dianggap penting untuk menjaga konsistensi penerapan nilai integritas, memastikan keberlanjutan budaya anti-gratifikasi, serta memperkuat sistem pengendalian internal agar status WBK dapat dipertahankan dan ditingkatkan menjadi status Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
TULIS KOMENTAR ANDA
Berita
✨ Selamat Hari Lahir Pancasila ✨
admin 31 Mei 2026
0
✨ Selamat Hari Lahir Pancasila ✨ Dengan semangat Pancasila, mari kita perkuat persatuan, toleransi, dan rasa cinta tanah air untuk Indonesia yang lebih maju. Bangkit bersama, bergerak bersama. 🇮🇩
📢 PENGUMUMAN LIBUR
📢 PENGUMUMAN LIBUR Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, layanan kami tutup pada: 🗓 01 Juni 2026 Layanan akan kembali beroperasi pada: 📍 02 Juni 2026 Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.'Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila
31 Mei 2026
📢 PENGUMUMAN LIBUR LAYANAN
📢 PENGUMUMAN LIBUR LAYANAN Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha dan cuti bersama, layanan kami akan tutup pada: 🗓 Tanggal: 27 - 28 Mei 2026 📍 Buka kembali: 29 Mei 2026 Selama periode tersebut, seluruh layanan operasional/offline/online sementara tidak dapat digunakan. Kami mengucapkan: ✨ Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H ✨ Semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu menyertai kita semua. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.
26 Mei 2026
✨ Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H ✨
✨ Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H ✨ Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan membawa keberkahan, kedamaian, serta kebahagiaan bagi kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. 🙏
26 Mei 2026
Pendampingan Tim Monitoring Zona Integritas
Inspektorat Kota Samarinda telah melaksanakan evaluasi pembangunan zona integritas kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda sebagai upaya untuk menilai tingkat implementasi reformasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Adapun yang menjadi evaluator kegiatan ini adalah Bapak Drs. H. Mukhlis, M.,Si (Kepala Irban Khusus) serta Ibu Siti Noor Aini (Auditor Muda). Dimana kegiatan evaluasi ini dilaksanakan guna memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan Zona Integritas telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku, termasuk berpedoman pada Perwali Kota Samarinda Nomor 11 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Evaluasi AKIP. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda Ibu Desy Damayanti, ST., MT, Sekretaris, Seluruh JF Madya, JF Perencana, Kasubag Umum dan Kepegawaian beserta Tim Kerja Perencanaan Program. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar seluruh jajaran dapat terus memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas melalui peningkatan disiplin, integritas, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antarbidang dalam memenuhi eviden serta menindaklanjuti hasil evaluasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Melalui evaluasi tersebut, Tim Evalautor melakukan penilaian terhadap berbagai komponen pembangunan Zona Integritas seperti manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
25 Mei 2026
Pendampingan Tim Monitoring Zona Integritas
Inspektorat Kota Samarinda telah melaksanakan evaluasi pembangunan zona integritas kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda sebagai upaya untuk menilai tingkat implementasi reformasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Adapun yang menjadi evaluator kegiatan ini adalah Bapak Drs. H. Mukhlis, M.,Si (Kepala Irban Khusus) serta Ibu Siti Noor Aini (Auditor Muda). Dimana kegiatan evaluasi ini dilaksanakan guna memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan Zona Integritas telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku, termasuk berpedoman pada Perwali Kota Samarinda Nomor 11 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Evaluasi AKIP. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda Ibu Desy Damayanti, ST., MT, Sekretaris, Seluruh JF Madya, JF Perencana, Kasubag Umum dan Kepegawaian beserta Tim Kerja Perencanaan Program. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar seluruh jajaran dapat terus memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas melalui peningkatan disiplin, integritas, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antarbidang dalam memenuhi eviden serta menindaklanjuti hasil evaluasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Melalui evaluasi tersebut, Tim Evalautor melakukan penilaian terhadap berbagai komponen pembangunan Zona Integritas seperti manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
25 Mei 2026